Skip to main content

Posts

Showing posts with the label masalah

Hukum Truk Sampah

sumber image   Saya mendapatkan istilah ini setelah membaca sebuah topik obrolan di sebuah forum. Hal ini cukup menarik untuk saya. Sebenarnya bahasan utama dari obrolan itu adalah bagaimana Jakarta telah berubah, dan terasa semakin “kejam”. Ada beberapa contoh kasus disana, dimana terjadi pembenaran atas segala pelanggaran hukum. Contoh yang sangat sering terasa adalah hak pejalan kaki terhadap trotoar. Kondisi macet akan membuat pengendara roda dua seringkali frustasi dan tidak segan dalam merebut hak pejalan kaki. Dalam topic obrolan di forum tersebut, disebutkan seorang pengendara sepeda motor yang naik ke atas trotoar menyalakan klakson minta jalan kepada pejalan kaki. Pejalan kaki yang merasa itu memang haknya tidak memberikan jalan, dan apa yang terjadi. Pengendara sepeda motor tersebut memukulkan helmnya ke punggung si pejalan kaki. Kemudian terjadilah cekcok, dimana polisi akhirnya datang. Pada awalnya polisi menyalahkan pengendara sepeda motor, dan lucunya diak...

Siap Bencana

Pernah suatu waktu saya membaca sebuah artikel yang berujar, ketika kita tidak bisa mengantisipasi bencana atau mencegah bencana. Maka kita lah yang harus mengubah diri menjadi siap bencana. Siap bencana? bagaimana caranya? Saya belajar banyak dari sistem keamanan dari kantor, pengelola gedung dan kantor klien saya di PHE. Dan ini pasti sudah banyak diterapkan di semua gedung perkantoran. SIMULASI bencana, ini pasti sering diterapkan di perkantoran. Setiap tenant di gedung biasanya memiliki satu penanggung jawab HSE. Dimana dia akan menjadi koordinator jika terjadi sebuah kejadian. Tindakan yang harus diperbuat jika terjadi sebuah bencana. Misalnya bagaimana tindakan dalam tangga darurat, daerah aman untuk evakuasi dan mengumpulkan rekan kerja untuk memastikan keamanan seluruh tim. Seharusnya ini bisa diterapkan di lingkungan yang lebih luas, terutama masyarakat disekitar pada umumnya. Sekali lagi, SEHARUSNYA ini dipersiapkan oleh pemerintah, dari level Presiden sampai ket...

nyinyir itu..

nyinyir  /nyi·nyir/   a  mengulang-ulang perintah atau permintaan; nyenyeh; cerewet:  nenekku kadang-kadang -- , bosan aku mendengarkannya ; udah ada sumbernya di gambar :D tapi kok sepertinya ada perubahan makna di social media, nyinyir itu menjadi (kalo ga salah) suatu perilaku dimana pelaku selalu memberikan komentar negatif. Padahal perilaku seperti itu adalah nyindir, sindir sindir  /sin·dir/   n  celaan; ejekan; pukul anak -- menantu, pb  mengata-ngatai (mencela) seseorang, tetapi perkataan itu ditujukan kpd orang lain; menyindir  /me·nyin·dir/   v  mengkritik (mencela, mengejek, dsb) seseorang secara tidak langsung atau tidak terus terang; pukul anak -- menantu, pb  mengata-ngatai (mencela) seseorang, tetapi perkataan-perkataan itu ditujukan kpd orang lain; sindir-menyindir  /sin·dir-me·nyin·dir/   v   1  saling (berganti-ganti) menyindir:  - saja kerjanya setiap hari;   2 ...

The One and Only Gigs

The one and only gigs that i ever played for. Play this song Sick of It All - Take The Night Off

Sok Tau!

Ada sebuah ketakutan dari dalam diri sendiri, sok tau ! Kenapa bisa? Kadang aku merasa sering membaca, diskusi dengan orang, menonton tayangan mendidik dan dari mana pun sumber ilmu tersebut. Sekarang pun, entah mengapa aku terkadang terlepas untuk sok tau. Tidak bisa menahan diri, padahal ilmu yang ku punya belum seberapa. Dan diatas langit masih ada langit. Tidak ada orang yang terpintar dalam segala hal. Yang kamu ketahui belum tentu yang paling benar, ditambah lagi perspektif orang yang berbeda. Seringkali yang kita takutkan malah yang akan terjadi, kenapa bisa? karena itu lah hal yang selalu kamu pikirkan. source image

Pitching Trick

My Company   (company name) , is developing  (application)  to help  (target user) to solve problem  (user problem)  with  (secret sauce) Aku mendapatkan tulisan ini dari  sini . Tulisan ini sangat memberikan ilmu dan pengetahuan serta konsep awal sebenarnya dari konsultan yang memberikan sebuah  solusi. Tidak mungkin seorang programmer membuat aplikasi tanpa adanya  masalah , karena masalah adalah untuk dicarikan solusinya. Solusi adalah pekerjaan untuk konsultan. Jadi bisa disimpulkan, pekerjaan konsultan adalah mencari  masalah  untuk diberikan  solusi nya.